Oleh karena itulah maka coba anda renungkan dan pikirkan sedari sekarang apakah anda siap untuk mengahadapi konidi seperti itu? dan apakah anda akan hanya pasrah saja ? tidak! anda harus bisa menemukan jalan keluarnya dan hanya satu jalan keluar yang bisa membantu anda yaitu BERWIRAUSAHA.
Banyak dari kita tidak begitu memusingkan esok mau jadi apa sehingga terlena dengan kondisi yang saat ini anda jalanai padahal seperti yang saya terangkan di atas ingat anda ditunggu oleh berbagai macam persoalan yang jika anda tidak sanggup menghadapinya maka anda akan menjadi orang orang yang tergilas. Oleh karena itu mari sedari anda usia dini tanamkan jiwa dan semangat berwirausaha anda sehingga ke depannya anda bisa siap menghadapi segala kemungkinan kemungkinan tersebut.
Mengapa begitu pentingnya berwirausaha sejak usia dini?
Kak seto dalam sebuah acara dan kegiatan seminar menjelaskan pentinya menanamkan jiwa dan semangat berwirausana ini sejak mulai dari usia anak anak. Mengapa? menurut kak seto bahwa "Entrepreneur di Indonesia masih tergolong sedikit. Kalau mau negara sukses, harus perbanyak entrepreneur. Kalau semua bercita-cita menjadi pegawai, beban negara berat. Anak-anak bisa belajar kreatif sejak dini. Anak-anak pun harus percaya diri untuk menjadi entrepreneur," jelasnya di sela acara Kidpreneur Award 2012 diadakan PermataBank dan Berani Mag, di fX Sudirman Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menjadi pribadi kreatif
Bagi psikolog anak, Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, Kidpreneur diikuti oleh anak-anak yang kreatif dan berani mencoba, dengan berbagai terobosannya. Selain melatih anak untuk kreatif sejak dini, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara mengenalkan profesi entrepreneur pada anak-anak.
"Entrepreneur di Indonesia masih tergolong sedikit. Kalau mau negara sukses, harus perbanyak entrepreneur. Kalau semua bercita-cita menjadi pegawai, beban negara berat. Anak-anak bisa belajar kreatif sejak dini. Anak-anak pun harus percaya diri untuk menjadi entrepreneur," jelasnya di sela acara Kidpreneur Award 2012 diadakan PermataBank dan Berani Mag, di fX Sudirman Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kak Seto menjelaskan, setiap anak yang dihargai dengan berbagai kelebihannya ia akan percaya diri dan bisa mengembangkan potensinya. Dengan begitu anak pun siap menjadi entrepreneur yang punya gagasan orisinal, mampu memecahkan masalahm dan bisa memberikan terobosan.
Memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar berbisnis (berwirausaha) sejak kecil bukan berorientasi mencari uang. Melainkan lebih untuk melatih kemandirian, dengan mengandalkan kreativitasnya. Kak Seto menolak anggapan bahwa anak yang belajar bisnis sejak kecil, akan menjadi "mata duitan". Tujuan melatih kewirausahaan sejak dini lebih untuk memberikan kesempatan pada anak untuk tumbuh menjadi pribadi kreatif.
"Dengan kreativitas anak bisa menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada," jelasnya.
Untuk bisa kreatif, anak harus tumbuh dalam suasana yang aman dan bebas secara psikologis. Aman berarti anak tidak banyak dicela atau dikritik berlebihan oleh orangtuanya. Bebas dalam arti anak diberi kesempatan untuk melontarkan ide, membuat terobosan baru.
Produktif dan tidak konsumtif
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, Kidpreneur merupakan bentuk kepedulian untuk memberikan kesempatan pada anak agar kreatif sejak dini. Melalui kegiatan ini anak-anak mendapatkan dukungan dan akses untuk mengasah kreativitasnya.
Hipwee punya caranya buat kamu yang mau jadi boss sejak muda. Yu ikuti langkah-langkahnya :
1. Jalan-jalan ke tempat keramaian
Tempat yang ramai dikunjungi orang seperti alun-alun kota, taman kota atau persimpangan jalan. Biasanya di sana banyak pedagang-pedagang yang menjual makanan, minuman, aksesoris. Kamu jalan-jalan sambil liat kanan kiri, liat pedagang mana yang sedang booming biasanya yang sedangbooming itu pedagangnya banyak..
2. Tanya-tanya
Setelah kamu dapat produk yang kamu suka, liat cara pedagang itu melayani pembelinya, cara membuat produknya, cara mengemasnya. Kalau menurut kamu itu mudah, coba Tanya-tanya ke pedagannya tapi sambil beli dong biar gak curiga kalau kamu mau nyontek. Ingat asal janagan nyontek pas kamu lagi ujian di sekolah, pasti bakal kena marah ibu guru.
Tapi kalau nyontek ke si mamang tukang dagang ini gak masalah, karena gak ada ibu guru yang liat kamu. Coba Tanya beberapa pertanyaan ,” Mang ini apa nama produknya ? Mang ini apa bahan-bahannya ? Mang ini belinya dimana ?” cukup tiga pertanyaan aja, kalau banyak-banyak Tanya nanti bisa disangka wartawan yang mau ngeliput, yang penting udah dapat intinya.
3. Cari Lapak
Setelah itu kamu jangan nyari dulu bahan-bahannya tapi cari dulu lapak buat nanti berdagang. Cari tempat yang strategis, misalnya sekolah, tempat yang biasa banyak orang nongkrong, di pinggir jalan yang ada tempat berhentinya kendaraan. Asal jangan nyari tempat yang sepi kaya kuburan aja, nanti yang belinya malah gerombolan kuntilanak sama kawan-kawannya.
Jangan cari tempat yang sudah ada pedagang yang sama produknya dengan produk kamu, bisa-bisa kena marah tuh sama pedagang yang lebih senior, terus ngajak berantem, ujung-ujungnya gak jadi dagangnya.
4. Media untuk berdagang
Kalau kamu punya modalnya pas-pasan, pake gerobak aja dulu medianya yang penting kamu bisa mulai. Jangan gaya langsung buka kedai tapi modal hasil minjem sana sini, baru aja mau mulai udah pinjem sana sini yang ada nanti malah jadi pusing. Zaman sekarang gerobak juga udah bagus-bagus yang penting kamu bisa menata dengan rapih barang-barangnya, pastikan gerobaknya selalu bersih agar pembelinya gak kabur.
5. Cayoooo, mulai berdagang
Cayoooo mulai mengumpulkan pundi-pundi rupiah, semangat dong ! ayo ramaikan kasanah dunia perdagangan. Kamu itu masih muda pasti lebih semangat dari yang lebih tua, yakin dan optimis kamu akan sukses dengan usaha yang kamu rintis dari nol.
Kalau kamu tekun dan bisa mengatur keuangan pasti usahanya akan lebih cepat berkembang. Tantangan anak muda ketika punya uang yaitu maunya jalan-jalan terus sama pacarnya, dikit-dikit mampir ke kedai makan, ke tempat karoke, shoping di mall. Harus bisa tahan godaan yang kaya gitu, kalau gak tahan bisa-bisa usaha kamu akan bangkrut di awal.
Kalau kamu bisa tahan godaan kaya gitu pasti gerobak yang tadinya satu bisa terus bertambah, punya usaha sendiri bisa buka lapangan pekerjaan bagi teman, orang-orang di sekitar rumah. Orang tua kamu juga bangga atas pencapaian yang diraih, masih kecil udah bisa mensejahterakan orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar